10 Startup Paling Sukses di Dunia, Simak di Sini!

10 Startup Paling Sukses di Dunia, Simak di Sini!

Membaca kisah inspiratif tentang startup-startup yang paling sukses di dunia merupakan salah satu cara terbaik untuk memotivasi para pengusaha dan calon pebisnis. Mereka yang sudah berhasil dalam membangun bisnis dari nol sering kali memiliki pengalaman yang luar biasa. Bahkan, banyak dari mereka telah mengubah cara masyarakat dalam menjalani kehidupan profesional dan di luar itu. Nah, dalam artikel kali ini, kita akan membahas 10 startup yang paling sukses di dunia.

Daftar 10 Startup Tersukses di Dunia

Startup

Langsung saja, berikut adalah daftar 10 startup yang telah meraih kesuksesan dan telah mengukir namanya dalam sejarah bisnis dunia.

1. ByteDance

Hanya dalam kurun waktu 10 tahun, startup ByteDance telah berhasil menyaingi para kompetitornya dan menjadi salah satu startup paling bernilai dalam skala global. ByteDance sendiri merupakan perusahaan teknologi asal Cina yang fokus pada pembuatan konten dengan tema pendidikan dan hiburan.

Misi perusahaan ini adalah menciptakan kolaborasi dan kreativitas di antara masyarakat dunia yang beragam secara bahasa, budaya, dan keyakinan. Aplikasi populer seperti TikTok merupakan salah satu platform yang dikelola oleh ByteDance. Perusahaan ini diperkirakan memiliki valuasi mencapai 140 miliar dolar AS. 

Didirikan oleh Zhang Yiming dan Liang Rubo pada 2012, ByteDance mengoperasikan platform yang dapat diakses di lebih dari 150 negara dengan sekitar 1,9 miliar pengguna aktif. Pada 2021, perusahaan ini kabarnya berhasil meraup pendapatan mencapai 58 miliar dolar AS.

2. SpaceX

Tech enthusiast pasti sudah akrab dengan nama SpaceX. Benar, perusahaan ini bergerak di bidang layanan transportasi antariksa dan produsen roket yang digawangi oleh Elon Musk. Terkenal dengan pembawaannya yang ambisius, Musk berhasil mengubah perusahaan ini menjadi perusahaan yang suatu hari nanti bisa membawa manusia ke planet lain.

Perusahaan ini terlibat dalam industri penerbangan luar angkasa dan memproduksi sejumlah produk antariksa. Di antaranya adalah mesin roket, roket orbital, dan kapsul luar angkasa. Pada 2018, SpaceX mencatat pendapatan sebesar 2 miliar dolar AS. Dengan total valuasi mencapai 100 miliar dolar AS pada 2012, SpaceX dinobatkan sebagai salah satu startup paling bernilai di seluruh dunia.

3. Shein

Lagi-lagi dari Cina, ada satu perusahaan online fast fashion yang menjadi startup paling bernilai saat ini. Perusahaan tersebut tak lain adalah Shein yang didirikan oleh Chris Xu pada tahun 2008. Perusahaan yang berbasis di Nanjing, Cina ini terkenal sebagai retailer pakaian berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.

Semenjak naik daun, Shein telah merevolusi cara masyarakat duni dalam berbelanja pakaian secara online. Sejak 2022, Shein adalah retailer pakaian terbesar di dunia yang telah mengirimkan produknya ke lebih dari 220 negara. Bahkan banyak konsumen yang lebih memilih Shein dibanding merek yang sudah terlebih dahulu terkenal. Hingga saat ini, Shein dikabarkan memiliki valuasi mencapai 100 miliar dolar AS.

4. Stripe

Stripe merupakan perusahaan fintech yang didirikan pada 2010 di San Fransisco, AS oleh dua bersaudara, John dan Patrick Collison. Perusahaan ini dibangun dengan visi untuk menyederhanakan pembayaran online, khususnya bagi para pengusaha.

Stripe menawarkan perangkat lunak untuk membantu pemrosesan pembayaran yang dilengkapi dengan API untuk situs web e-commerce dan aplikasi mobile. Pada 2021, Stripe melaporkan pendapatan sebesar 12 miliar dolar AS dengan lebih dari 8.000 karyawan di Dublin, Irlandia, dan San Fransisco, AS. Sementara pada 2022, Stripe mencatatkan valuasi sebesar 95 dolar AS setelah menerima pendanaan Seri H.

5. Klarna Bank AB

Klarna Bank AB adalah perusahaan fintech yang berbasis di Stockholm, Swedia. Startup ini didirikan pada tahun 2005 oleh tiga mitra bisnis, yakni Sebastian Siemiątkowski, Niklas Adalberth, dan Victor Jacobsson. Klarna Bank AB menyediakan layanan pembayaran online untuk menciptakan pembayaran digital yang aman dan praktis.

Pada Juni 2021, Klarna mampu meraup pendanaan mencapai 639 juta dolar AS yang dipimpin oleh Softbank Vision Fund II. Hal ini membuat valuasinya meningkat menjadi 45 miliar dolar AS. Hingga saat ini, Klarna Bank AB adalah salah satu perusahaan fintech dengan valuasi tertinggi di seluruh dunia.

6. Airbnb

Airbnb adalah platform online yang menghubungkan calon penyewa dengan pemilik properti yang menawarkan penginapan sementara. Startup ini didirikan pada tahun 2008 oleh Brian Chesky, Nathan Blecharczyk, dan Joe Gebbia dan sekarang berbasis pusat kota di San Francisco, California.

Kendati awalnya perusahaan ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan laba dan pendanaan, Airbnb akhirnya menjadi salah satu startup terbesar dalam industri perjalanan. Pada tahun 2021, Airbnb melaporkan pendapatan sebesar 5,99 miliar dolar AS dan memiliki sekitar 6.132 karyawan. 

7. Instagram

Instagram adalah media sosial yang difokuskan untuk berbagi foto dan video. Didirikan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger pada tahun 2010, Instagram menjadi salah satu media terpopuler saat ini karena berbasis visual.

Semenjak pertama kali diluncurkan, Instagram langsung meraih popularitas global. Hanya dalam kurun waktu dua bulan, satu juta masyarakat dunia mendaftar akun Instagram, 10 juta dalam satu tahun, dan satu miliar pengguna pada Juni 2018. Pada April 2012, Instagram diakuisisi oleh Facebook Inc. dengan nilai sekitar 1 miliar dolar AS dalam bentuk uang dan saham, menjadikannya salah satu startup paling sukses dalam sejarah dunia.

8. Mailchimp

Mailchimp adalah nama dagang dari Rocket Science Group, sebuah perusahaan Amerika Serikat yang berfokus pada pemasaran otomatis dan layanan email marketing. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2001 oleh Ben Chestnut, Mark Armstrong, dan Dan Kurzius.

Platform Mailchimp mampu mengirimkan lebih dari 600 juta email setiap dua hari menurut statistik. Pada 2016, Mailchimp menduduki peringkat nomor 7 dalam daftar Forbes Cloud 100. Perusahaan ini juga dinobatkan sebagai salah satu Perusahaan Paling Inovatif oleh Fast Company pada tahun 2017. Nilai valuasianya mencapai 4,2 miliar dolar AS, menjadikannya sebagai salah satu startup tersukses di dunia.

9. Uber Technologies Inc

Uber adalah aplikasi ridesharing populer yang tersedia di ponsel. Didirikan pada tahun 2009 oleh Garrett Camp dan Travis Kalanick, Uber memungkinkan pengguna untuk bisa memesan mobil lengkap dengan pengemudinya yang akan mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Sederhananya, Uber adalah layanan taksi online tetapi menggunakan kendaraan milik pengemudinya sendiri.

Selain layanan ridesharing, Uber juga menawarkan pengiriman makanan melalui Uber Eats, pengiriman paket, dan layanan transportasi barang. Berkantor pusat di San Francisco, California, perusahaan ini hadir di sekitar 72 negara dan lebih dari 10.500 kota. Pada 2021, Uber melaporkan pendapatan sebesar 17,46 miliar dolar AS.

10. Pinterest

Pinterest adalah platform untuk berbagi gambar dan media sosial asal Amerika yang dibuat untuk memungkinkan pengguna menyimpan dan menemukan informasi di internet. Startup ini didirikan oleh Ben Silbermann, Paul Sciarra, dan Evan Sharp pada tahun 2009. Pinterest juga sudah terdaftar sebagai perusahaan publik di NYSE. 

Pinterest masuk dalam daftar “50 Situs Web Terbaik 2011” menurut majalah Times. Menurut data Hitwise, platform ini mencatatkan 11 juta kunjungan secara global per minggu pada Desember 2011, menjadikannya salah satu dari 10 layanan media sosial terbesar di dunia.

Itulah 10 startup paling sukses di dunia. Perusahaan-perusahaan di atas dapat menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha di seluruh dunia. Mereka adalah bukti bahwa ide kreatif dan visi yang kuat bisa mengubah dunia bisnis serta menghasilkan nilai yang memuaskan.

Leave a Reply