Begini Konsep Ruangan Minimalis Estetik yang Tepat!

interior-design-of-living-room-2022-12-07-04-28-10-utc-min

Membuat sebuah hunian menjadi lebih estetik dengan desain minimalis harus memikirkan konsep ruangan dengan matang. Kesan minimalis itu sendiri sebenarnya mengacu pada kesan fungsional namun simpel, sehingga dengan begitu hunian akan tampak selalu tertata rapi.

Cara menerapkan konsep ruangan minimalis

  1. Mengedepankan fungsi 

Hal utama dari sebuah konsep hunian minimalis ialah lebih mengedepankan fungsi dan kegunaannya. Esensi dari penerapan desain ini ialah “less is more”. Jadi jangan pernah memberi sentuhan perabot atau pun ornamen ruangan yang benar-benar tidak ada manfaatnya. 

Desain bukan menjadi prioritas dalam konsep minimalis, yang terpenting adalah kegunaannya. Misalkan pemilihan bentuk lampu, didasarkan pada kegunaannya sebagai penerangan. Maka dari itu akan dipilih bentuk sederhana yang hanya menunjang fungsionalnya saja tanpa ada ukiran atau pun hiasan yang lain. 

  1. Pilihan warna-warna monokrom

Untuk menciptakan kesan minimalis pada ruangan, pilihlah warna-warna netral dan monokrom sehingga tidak tampak terlalu ramai. Selain itu warna tersebut juga akan membuat tampilan ruangan menjadi lebih luas. Biasanya warna putih yang dikombinasikan dengan hitam atau coklat adalah pilihan terbaik.

  1. Meminimalkan penggunaan perabotan

Pakailah perabotan yang hanya memiliki nilai guna saja. Pastinya kebutuhan setiap orang akan konsep ruang minimalis berbeda-beda. Sehingga hal ini bersifat sangat spesifik dan variatif. Misalnya jika seseorang tidak perlu menggunakan lampu tidur, maka hapus saja dari daftar barang yang akan dibeli.

Dengan meminimalkan penggunaan perabot, di samping membuat ruangan menjadi lega, pemilik juga jadi lebih hemat. Tidak perlu banyak menumpuk barang-barang yang akhirnya menjadi pemborosan, sehingga uang bisa disimpan untuk hal lain yang lebih penting.

  1. Membuat nuansa ruang geometris

Hunian minimalis identik dengan penggunaan garis-garis yang tegas sehingga tetap menarik dari segi estetika. Desainer kerap berekspresi melalui berbagai macam hal baik dari furniture, bentuk ruangan, hingga ragam pola yang terletak pada interiornya.

Dalam konsep interior yang simpel ini, penggunaan konsep ruang tata letak bentuk tentunya akan dibuat lebih sederhana. Eksplorasi bentuk akan lebih ditekankan pada kegunaan, fungsi, dan kenyamanan bukan terletak pada estetika desainnya.

Menentukan tata letak ruangan berkonsep minimalis

  1. Sesuaikan harmoni dan proporsi

Perhatikan proporsi furniture sesuai dengan luas ruangan sehingga tidak menimbulkan kesan sumpek yang penuh sesak. Misalkan meletakan sofa besar di ruang tamu yang kecil hanya akan membuat kesan berat.

Untuk itu cukup letakan kursi simpel dengan meja bulat yang kecil saja tanpa ornamen lain. Dengan begitu kesan minimalis akan terasa namun tetap fungsional sebagaimana mestinya.

  1. Buatlah satu titik fokus

Ruangan minimalis cenderung menggunakan warna-warna monokrom yang netral. Agar tidak terasa membosankan pemilik bisa membuat satu titik fokus sebagai daya tarik dalam ruangan. 

Spot ini tentunya tidak hanya sekedar pemanis ruangan namun juga harus mengedepankan fungsionalitas. Misalkan menjadikan televisi dinding sebagai titik fokus di ruang keluarga, maka meja tv bisa diberikan sedikit sentuhan warna yang berbeda.

  1. Memperhatikan ritme dengan arus

Lakukan pengaturan tata letak ruangan dan lebarnya masing-masing untuk memudahkan akomodasi antar sesama penghuni rumah. Misalkan untuk area publik seperti dapur maka usahakan letak konsep ruang fungsional tersebut di tengah-tengah agar mudah dijangkau semua penghuni.

Untuk toilet bersama bisa diletakan di bagian depan dekat dengan ruang tamu. Sehingga jika ada orang asing datang bertamu dan hendak ke toilet, tidak perlu sampai masuk terlalu jauh ke dalam rumah. Ukuran lorong juga perlu diperhatikan sehingga tetap mendukung mobilitas meski saat berpapasan.

  1. Pengaturan pencahayaan

Jangan lupa untuk memperhatikan pencahayaan pada ruangan agar hunian minimalis terasa semakin nyaman. Cahaya yang cukup juga akan menimbulkan kesan lega dan lenggang sehingga tidak sumpek. Pemilik bisa memanfaatkan bukaan berupa jendela kaca atau pun ventilasi untuk mendapat sinar matahari.

Leave a Reply