Mencari Pendapatan Tambahan Lewat Airbnb, Ini Caranya

Mencari Pendapatan Tambahan Lewat Airbnb, Ini Caranya

Ada banyak cara untuk mendapatkan pemasukan tambahan dari properti berupa rumah, vila, atau apartemen. Salah satunya dengan  cara disewakan. Cara menyewakannya pun beragam, bisa bulanan, tahunan, atau bahkan harian. 

Nah, agar bisa menarik banyak calon penyewa, cara terkini yang bisa Anda coba adalah dengan memasarkannya lewat platform seperti Airbnb.

Apa Itu Airbnb?

Airbnb adalah platform online yang dapat dibilang revolusioner karena memungkinkan pemilik properti untuk menyewakan rumah mereka kepada calon penyewa yang mencari penginapan dalam jangka pendek. 

Seiring berjalannya waktu, platform asal Amerika Serikat ini telah mempertemukan banyak pemilik properti dengan jutaan calon penyewa di berbagai belahan dunia. Airbnb telah mengubah cara masyarakat modern liburan dan mencari akomodasi.

Lantas, apa yang membuat Airbnb lebih menarik dari jenis akomodasi lainnya seperti hotel? Airbnb menawarkan berbagai tipe akomodasi, seperti rumah tapak, vila, apartemen, condo, yacht, hingga pulau pribadi. Dengan kata lain, pemilik properti memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan penawaran mereka sesuai dengan jenis properti yang mereka miliki.

Airbnb juga memungkinkan calon penyewa untuk mencari properti sesuai dengan lokasi, tanggal, dan jenis fasilitas yang mereka butuhkan. Melihat semua kelebihan ini, tak heran banyak pemilik properti menjajal Airbnb untuk mencari pemasukan tambahan. 

Kamu yang punya properti nganggur, terutama di kawasan wisata atau kota-kota besar, wajib gabung dengan Airbnb. Bagaimana caranya? Simak pembahasan berikutnya.

Bagaimana Cara Menyewakan Properti di Airbnb?

Mencari Pendapatan Tambahan

Buat kamu yang tertarik menyewakan properti di Airbnb, berikut panduan pendaftaran yang bisa kamu ikuti:

1. Daftarkan properti kamu

Langkah yang pertama untuk mulai mendapatkan pemasukan tambahan dari Airbnb adalah dengan melakukan pendaftaran. Untuk hal ini, kamu bisa langsung mengunjungi laman pendaftaran di https://www.airbnb.co.id/become-a-host/

Pendaftaran ini digunakan untuk mendaftarkan properti yang kamu sewakan. Jadi, isi setiap kolom pendaftaran dengan informasi yang sejelas-jelasnya. Adapun informasi yang harus kamu isi antara lain tentang deskripsi properti, foto properti, dan harga sewa. 

Untuk bagian deskripsi, masukkan informasi yang detail, jujur, dan menarik. Contohnya pilihan destinasi wisata terdekat, jarak dari transportasi umum, jenis kamar mandi, ketersediaan WiFi, dan lain sebagainya.

2. Atur ketersediaan sewa properti

Langkah selanjutnya adalah menetapkan waktu ketersediaan properti kamu. Maksudnya adalah kapan properti kamu bisa disewakan. Kamu bisa menyewakannya sepanjang tahun atau hanya pada waktu-waktu tertentu, seperti musim liburan.

3. Tentukan harga

Selanjutnya adalah menentukan harga sewa properti sesuai dengan jenis properti yang kamu tawarkan. Kamu bisa menentukan harga sewa per malam, minggu, atau mungkin bulan. Selain itu, kamu bisa menambahkan biaya tambahan, seperti biaya untuk layanan kebersihan atau biaya sarapan dan makan malam.

4. Tentukan aturan

Kamu bisa menetapkan aturan untuk properti yang kamu sewakan. Misalnya, tamu dilarang merokok di dalam kamar atau larangan membawa hewan peliharaan. Pastikan aturan-aturan semacam ini tercantum dengan jelas dalam deskripsi properti yang kamu tawarkan.

5. Jaga komunikasi dengan penyewa

Platform Airbnb dilengkapi dengan fitur pesan yang bisa kamu manfaatkan untuk menjalin komunikasi dengan calon penyewa. Fitur ini bisa menjadi media bagi kamu untuk menjawab pertanyaan yang diajukan calon penyewa dan mengatur detail kapan mereka akan datang.

6. Siap untuk menerima tamu

Setelah pemesanan diterima dan pembayaran masuk, kamu bisa langsung menyiapkan properti yang kamu sewakan. Pastikan semuanya dalam kondisi baik dan bersih agar tamu merasa nyaman dan tentunya kamu mendapatkan rating bagus.

Sistem Pembayaran Airbnb

Berbicara soal pembayaran sewa di Airbnb, pihak Airbnb akan menahan pembayaran dari penyewa selama 24 jam setelah dilakukan check-in. Baru setelah itu, Airbnb akan mentransfer pembayaran ke pemilik properti melalui metode pembayaran yang telah ditentukan. 

Airbnb menggunakan teknologi enkripsi guna melindungi data pembayaran. Jadi, sebagai pemilik properti, kamu tidak perlu khawatir data-data kamu akan bocor. Sebagai catatan, Airbnb berhak mengambil biaya layanan yang ditanggung oleh pemilik properti tergantung jenis properti yang disewakan.

Untuk properti biasa seperti rumah, biaya layanan untuk Airbnb adalah sebesar 3%. Sementara untuk akomodasi konvensional seperti hotel, biaya layanannya sebesar 14% hingga 16% tergantung lokasi.

Tips Menggaet Penyewa Lewat Airbnb

Mencari Pendapatan Tambahan

Perlu diketahui bahwa Airbnb merupakan platform yang sangat kompetitif dengan banyak sekali properti yang tersedia di lokasi yang sama dengan properti kamu. Oleh sebab itu, bila kamu ingin menarik calon penyewa, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Berikut beberapa tips tersebut.

1. Buat deskripsi yang profesional

Saat kamu memasukkan properti untuk disewakan, pastikan fotor dan deskripsi yang kamu tampilkan terlihat profesional. Untuk foto, ambil gambar secara detail dan dengan resolusi tinggi. Sementara untuk deskripsi, buat penjelasan yang informatif mencakup fasilitas-fasilitas yang kamu sediakan, tingkat kenyamanan, dan fasilitas di sekitar lokasi.

2. Tawarkan fasilitas menarik

Agar lebih menarik calon penyewa, pertimbangkan untuk menawarkan fasilitas tambahan. Adapun fasilitas yang bisa kamu berikan antara lain akses WiFi, peralatan memasak, mesin cuci, dan AC.

3. Tawarkan harga yang kompetitif

Sebelum menentukan harga sewa, lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui tarif sewa properti sejenis di lokasi kamu. Pasang harga sewa yang kompetitif, jangan terlalu rendah maupun tinggi.

4. Usahakan untuk selalu responsif

Tips selanjutnya untuk menggaet penyewa di Airbnb adalah selalu merespon dengan cepat terhadap chat yang masuk dari calon penyewa. Kecepatan dalam merespon chat adalah salah satu penentu jadi atau tidaknya calon penyewa menyewa properti. Pelayanan ini juga bisa memengaruhi ulasan yang diberikan oleh penyewa.

5. Kelola kalender dengan baik

Optimalkan penggunaan fitur kalender di Airbnb untuk memastikan ketersediaan jadwal sewa properti kamu. Hindari potensi tumpang tindih pemesanan, terutama pada musim-musim liburan agar tidak menimbulkan konflik.

6. Buat aturan yang longgar

Ada beberapa pihak penyewa yang menggunakan properti sewaannya sebagai tempat untuk berkumpul bersama teman atau sanak keluarga. Untuk itu, tambahkan aturan bahwa properti yang kamu tawarkan boleh digunakan untuk mengadakan acara tertentu. Tak perlu khawatir bila terjadi sesuatu dengan properti kamu. Ini lantaran kamu bisa menambahkan persyaratan bagi penyewa untuk membayar deposit terlebih dahulu.

7. Berikan bonus

Bonus di sini tak perlu yang muluk-muluk, seperti bisa memakai kendaraan secara gratis. Kamu bisa menawarkan bonus-bonus kecil seperti gratis menginap 1 hari bila menyewa properti selama 10 hari misalnya. Bisa juga dengan memberikan sarapan sederhana bila penyewa menginap selama satu minggu.

Demikian uraian mengenai mencari pemasukan tambahan melalui Airbnb. Jadi, buat kamu yang kebetulan punya properti nganggur di kawasan wisata atau kota-kota besar, bisnis sewa-menyewa properti lewat Airbnb wajib untuk dicoba. Namun pastikan kamu sudah memahami aturan dan regulasi setempat yang berlaku agar kegiatan bisnis kamu tidak menimbulkan masalah.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply